INDOMATOL

Seputar Matol

MATOL & FAKTOR pH

an imagePentingnya keseimbangan pH tubuh bagi kesehatan secara menyeluruh diakui oleh semakin banyak ahli di bidang kesehatan, baik di dunia medis tradisional maupun alternatif. Matol® mungkin menemukan solusi yang tepat untuk dapat hidup lama dan sehat. Pernyataan yang hebat pasti, namun kita mungkin berada pada permulaan era biologi baru yang mendasarkan pada suatu pendekatan sederhana yang dinamakan "Alkaline pH Factor (factor pH yang bersifat basa).

Hal ini merupakan hadiah bagi umat manusia dan menjadi awal realisasi bahwa darah adalah "sumber kehidupan", dalam kutipan kata terkenal Karl Jurak. Misi Matol® untuk Ikut Menyehatkan Bangsa setiap hari, setiap waktu, diawali dengan produk utama kita yaitu produk Matol®. Sejak tahun 1922, Matol® selalu diper-kenalkan sebagai ramuan alami, tonik untuk tubuh yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan berkhasiat dan mineral.

Produk tersebut senantiasa memusatkan pada kesehatan tubuh di tingkat sel. Proses penuaan dimulai dalam darah dan pertahanan terbaik terhadap peningkatan limbah asam adalah tingkat pH 7 atau lebih tinggi di tingkat sel, yang memberikan Anda pH bersifat basa. Ketika pH Anda basa, darah Anda menyerap / mencerna sumber gizi yang di perlukan sel-sel tubuh Anda paling efektif.
 

Tujuan Matol® adalah senantiasa membantu membersihkan limbah asam atau toksin dari tubuh Anda

. Sebagaimana ditunjukkan, Matol® berpotensi kuat "Mencegah terjadinya asam" atau "Mendorong menjadi basa". Sudah umum di masyarakat luas, bahwa sangatlah mudah untuk melupakan pentingnya kesehatan kita. Pada umumnya kita memiliki kesehatan yang prima / sempurna, tetapi pada usia 30 tahun, beberapa orang mulai mengalami iritasi ringan. Permasalahan kese-hatan yang kecil ini menjadi lebih serius, dengan seiring perjalanan waktu yang menyebabkan kemunduran kesehatan. Suplemen seperti Matol® merupakan mitra yang kuat dalam usaha kita meraih banyak orang didalam menyampaikan pesan kita tentang kesehatan yang baik.

 APAKAH pH ITU ? pH berasal dari kata potensi Hidrogen. Ini merupakan suatu skala-ukur yang dimulai dari 0 sampai 14 atau dari asam ke basa. Sangatlah mudah untuk mengukur pH Anda dengan kertas lakmus dengan menggunakan air seni atau air liur Anda. Kertas Lakmus dijual di semua apotik utama, toko obat dan toko makanan kesehatan. Pendapat tentang kesehatan secara umum adalah kelebihan asam di dalam tubuh mendasari munculnya semua penyakit, dan sebagai konsekwensi keseluruhan proses metabolisme tergantung pada tingkat skala besar, pada suatu lingkungan yang bersifat basa. Saat pH Anda di bawah 7, hal ini menunjukkan adannya peningkatkan kadar keasaman. Angka 7 dan diatasnya menunjukkan adanya peningkatan kadar basa.

Fungsi-fungsi tubuh akan menjadi lebih baik, bila pH lingkungan biokomia internal berada pada angka 7 atau lebih tinggi. PROSES pH DALAM DARAH! Tujuan membaca tingkat pH adalah untuk memastikan kita menyingkirkan kelebihan asam. Kelebihan asam adalah limbah asam yang menimbulkan racun. Karl Jurak, penemu formula Matol®, selalu mengatakan akan pentingnya membuang racun dari sistem tubuh Anda, mengingat mereka menciptakan kondisi asam dimana bakteri, jamur dan virus tumbuh dengan subur. Bakteri dan Virus tumbuh dengan subur dalam kondisi asam. Mereka juga berkembang biak dalam kondisi tingkatan oksigen rendah seiring dengan tingkat keasaman. Oleh sebab itu, dengan mengoptimalkan posisi basa, kita juga harus berjuang keras melawan proses penuaan.

Proses penuaan dimulai dalam darah dan pertahanan terbaik terhadap peningkatan limbah asam adalah tingkat pH 7 atau lebih, yang membuat Anda memiliki pH basa. Jika pH Anda bersifat basa, darah Anda akan menyerap / mencerna nutrisi yang dibutuhkan untuk sel-sel tubuh Anda . Saat pH Anda asam, Anda menciptakan kekacauan pada metabolisme tubuh, dan dalam proses ini akan melelahkan kelenjar dan organ, yang dibutuhkan untuk menjadi tubuh yang sehat. Sebagai contoh, jantung, hati, pankreas, ginjal, usus dan kelenjar andrenalin, semua tergantung pada kondisi basa yang baik. Jantung salah satunya, merupakan organ tubuh yang sangat membutuhkan kondisi basa. Jantung memompa 520 quarts (468 liter) darah dalam satu jam atau sekitar 13,000 quarts (11.700 liter) per hari. Jika darah tidak bebas dari racun, ia menyebabkan beban luar biasa pada jantung tersebut sehingg dapat menimbulkan gangguan.
 

Keajaiban Matol dengan Kelengkapan Gizi (Vitamin dan Mineral)

an imageDisadari atau tidak, dalam pola makan sehari-hari seringkali kita mengabaikan kandungan gizinya. Umumnya orang cenderung mengutamakan rasa enak ketika makan, tak peduli risiko yang ditimbulkan bagi kesehatan. Restoran siap saji yang kian bermunculan serta maraknya penjualan produk makanan olahan pabrik, tak urung turut mendukung kondisi ini. Bila hal tersebut menjadi kebiasaan Anda, jangan tunda lagi, segeralah mengubahnya. Gantilah pola makan sehari-hari dengan menu kaya gizi.


Mengapa demikian?
Karena kekurangan asupan gizi akan menimbulkan berbagai penyakit. Sebaliknya, gizi yang memadai tak hanya akan menjaga kesehatan tubuh kita, tapi juga dapat mendukung proses penyembuhan berbagai macam penyakit, termasuk yang kronis sekalipun! Besarnya peranan gizi bagi penyembuhan, mendorong sejumlah ahli mendirikan pusat-pusat pengobatan menggunakan terapi gizi makanan. Salah satunya adalah yang dikembangkan oleh Dr. Bernard Jensen, seorang praktisi dan konselor terapi penyembuhan alami di Amerika Serikat. Dalam menangani pasiennya,

Bernard Jensen menggunakan terapi jus dari buah-buahan dan sayuran segar. Melalui terapinya, tak kurang dari 350.000 pasien berhasil sembuh, termasuk yang mengalami penyakit kronis paling berat. Atas dedikasinya, ia dianugerahi President™ Award dari National Nutritional Food Association, juga Golden Carrot Award dari The National Nutritional Health Fondation. Pada prinsipnya, proses penyembuhan yang diupayakan Bernard Jensen terhadap pasien-pasiennya adalah memperbaiki keseimbangan unsur-unsur kimiawi dalam tubuh, melalui gizi yang tepat (dan pola hidup yang seimbang). Sumber gizi diperoleh dari sayuran dan buah-buahan segar, utuh dan masih alami yang kaya unsur kimiawi atau unsur gizi (vitamin, mineral dan enzim).

Untuk mendapatkan gizi yang lebih tinggi dan aman dikonsumsi, sayuran dan buah-buahan tersebut ditanam secara organik pada tanah yang sangat subur. Dengan dikonsumsi dalam bentuk jus, zat gizi tersebut lebih mudah dicerna serta cepat diserap ke dalam sistem darah dan getah bening, yang memberikan makanan pada sel-sel tubuh. Keistimewaan sistem tubuh kita Terlepas dari bagaimana cara memenuhi kekurangan gizi, ada hal yang cukup menarik untuk disimak dalam proses penyembuhan ini. Muncul pertanyaan : Apa sebenarnya fungsi dan peranan gizi makanan dalam hal ini? Bagaimana proses penyembuhan yang terjadi? Dalam bukunya yang bertajuk Khasiat Jus Cara Alami Hidup Lebih Sehat dan Panjang Umur.

Bernard Jensen menjelaskan bahwa: Makanan hanyalah memastikan bahwa Anda mengkonsumsi semua apa yang dibutuhkan alam agar dapat membuat tubuh yang sehat. Makanan tidak menyembuhkan. Makanan menyediakan berbagai sumber bagi tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri. Penyembuhan ini terjadi secara otomatis bila berbagai zat gizi yang benar tersedia. Bila tidak tersedia, obat sendiri tidak dapat melakukan pekerjaan perbaikan jaringan tubuh secara lengkap. Begitu juga terapi apapun tidak akan bisa berbuat banyak.

Dalam pengaturan makan yang tidak seimbang, tidak lengkap dan kurang gizi, berbagai macam penyakit  mulai dari yang akut sampai dengan yang kronis - tidak akan bisa sembuh. Kita harus mengkonsumsi bahan-bahan kimiawi untuk mengembalikan fungsi pada tingkat sel, pada keadaannya yang alami dan normal. Keistimewaan yang dimiliki sistem tubuh kita ini juga diungkapkan Syaikh Hakim Mu’inuddin Chisyti, dalam bukunya yang berjudul Penyembuhan Cara Sufi.

Di balik setiap aksi alamiah dari tubuh manusia ada suatu kebijakan yang menjadi sifatnya, yakni suatu mekanisme yang memungkinkan tubuh untuk sembuh sendiri. Sebenarnya, tidak ada tumbuhan, makanan atau sesuatu zat atau prosedur lain yang dapat menyembuhkan. Ia hanya dapat membantu peran tubuh dalam penyembuhan dirinya sendiri. Jika jari Anda tersayat, maka yang menyembuhkan bukanlah jarum jahit atau perban atau obat merah, tapi kulit itu sendirilah yang melakukan keajaiban ini.

Singkat kata, tubuh kita diciptakan dengan kemampuan membangun diri sendiri, memperbaiki kerusakan sendiri dan meremajakan tubuh sendiri. Proses ini terjadi secara alamiah selama kita selalu memenuhi kebutuhan gizi dalam tubuh. Tuntaskan akar penyakit Proses penyembuhan yang terjadi, tak lepas dari kenyataan bahwa tubuh kita tersusun atas unsur-unsur kimiawi. Menurut Georg Augustus Koenig, seorang profesor ahli kimia makanan berkebangsaan Jerman, unsur-unsur kimiawi pembentuk tubuh manusia meliputi : Oksigen (72%), Karbon (13,5%), Hidrogen(9,1%), Nitrogen(2,5%), Kalsium(1,3%), Fosfor(1,15%), Sulfur(0,15%), Sodium (0,1%), Khlorine (0,09 %), Fluorine (0,08 %), Potasium (0,026 %), Magnesium (0,012 %), Besi (0,01 %), serta Yodium dan Silikon yang jumlahnya lebih sedikit. Unsur-unsur kimiawi tersebut ada secara alami dalam tanah, air dan makanan (zat gizi). Namun keberadaan unsur  unsur tersebut akan berkurang seiring aktivitas kita sehari-hari yang seringkali menguras tenaga dan pikiran. Bila tidak diimbangi dengan asupan gizi yang baik, akan membuat kita kekurangan zat-zat kimiawi tertentu dalam berbagai sistem yang berbeda-beda dalam tubuh.

Kekurangan gizi bisa mempengaruhi berbagai fungsi dalam sistem pernafasan, sistem buang air kecil, sistem kelenjar atau sistem syaraf. Lebih jelasnya, jika kita tidak mengkonsumsi sebagian zat gizi yang telah terpakai selama sehari, serta bila ini berlangsung terus-menerus sehingga kita menghabiskan sumber-sumber kimia yang tersedia dalam tubuh, maka kita menjadi kekurangan zat-zat kimia. Jaringan tubuh yang terkena menjadi tidak berfungsi dengan baik, sehingga muncullah berbagai gejala penyakit. Penyembuhan mulai terjadi ketika berbagai unsur kimia (zat gizi) yang benar menjangkau jaringan yang membutuhkan dukungan gizi. Asupan gizi yang berlangsung terus-menerus akan memperbaiki kembali berbagai jaringan tubuh yang rusak. Bernard Jensen menyebutnya proses ini sebagai penyembuhan alamiah (natural healing).

Pada hakekatnya, penyembuhan melalui nutrisi adalah mengganti jaringan-jaringan tubuh kita yang lemah dan telah rusak dengan jaringan baru yang masih sehat. Ketika jaringan utama yang lemah itu dibersihkan dan diperkuat, maka seluruh tubuh akan ikut serta dalam mengatasi krisis penyembuhan selama tiga hingga lima hari, dengan cara membuang katar (radar selaput lendir pada tenggorokan dan hidung) yang lama dan gangguan-gangguan racun, serta membangun jaringan baru dan yang masih sehat.