INDOMATOL

Home

Dr. Karl Jurak ahli Agrobiologi dan Bio kimia dari Austria
sang penemu Matol




 

Sejak tahun 1922 oleh Dr. Karl Jurak seorang pria berkebangsaan Austria. Telah diujicobakan ke dalam tubuhnya sendiri selama lebih dari 60 tahun. “Dalam waktu lebih dari 62 tahun matol telah menolong saya, keluarga dan teman-teman saya. Belum pernah sekalipun saya melihat produk ini gagal”.
“Keunikan formula matol menjamin bahwa formula ini tidak pernah dapat ditiru. Seseorang bisa saja mengumpulkan bahan-bahan ini dan mencampurkannya, tetapi sifat-sifatnya tidak dapat digabung dan diseimbangkan dengan tepat oleh siapapun juga. Para ilmuan berpengalaman dapat menghabiskan seluruh hidupnya untuk memecahkan misteri yang terkandung dalam kombinasi molekul yang unik dalam matol. Saya merasa bersyukur bahwa saya telah dianugerahi (oleh Tuhan) formula ini”. Begitulah pernyataan Karl Jurak tentang formula matol. ( Karl Jurak 1904 – 1993 ) matol®


matol Cair    : POM TI 054 615 611
 
Dinamika dan gaya hidup masyarakat modern, dengan berbagai kesibukannya cenderung kurang memperhatikan aspek kesehatan yang berakibat menurunnya daya tahan tubuh dan menjadi rentan terhadap penyakit.Sebagai akibat dari gangguan metabolisme/fisiologi organ-organ tubuh muncul jenis-jenis penyakit modern yang dewasa ini menggejala dan sering mengakitbatkan kematian antara lain : Diabetes militus, Jantung koroner, Stroke, Darah tinggi, Kanker, Tumor, Migrain, Asam urat, Reumatik, Gagal ginjal, Impotensi dan juga Hepatitis, Asma, Thalesemia, Sinusitis, Maag, Ambeien, Alergi, dll.Faktor pemicu terjadinya gangguan kesehatan pada masyarakat modern saat ini, antara lain :

Pola hidup:

  • Lebih banyak menghadapi masalah hidup yang lebih rumit sehingga berakhir stres.
  • Kurang berolah raga/kurang gerak.
  • Hidup dalam lingkungan yang tercemar polusi udara, limbah industri dll.

Pola makan yang tidak seimbang :
Masyarakat modern lebih menyukai makanan “siap saji”, (fast food), yang pada umumnya dari bahan hewani (daging) dan cenderung mengkonsumsi “makanan awetan” yang kesemuanya di sertai bahan kimia.

Sebagai langkah preventif di perlukan ” makanan tambahan/gizi tambahan” yang berperan sebagai adjusting factor sehingga pola makan kita mengarah pada terpenuhinya kriteria ” Balanced Diet”

Matol adalah minuman kesehatan yang diramu khusus dari ekstrak 13 macam “Tanaman berkashiat” (Medicinal Herb) dari bahan akar, daun, bunga, buah dan biji. Pada dasarnya mengandung multivitamin, mineral dan asam amino (protein) yang lengkap sehingga menjadi formula yang sinergis, stabil dan unik.
Matol memberi manfaat yang positif dalam meningkatkan kesehatan. Karena

formula unik Matol ini berfungsi untuk :

  • membersihkan darah dari racun (detoksifikasi)
  • melancarkan peredaran darah
  • meningkatkan kemampuan darah dalam menyerap okssigen
  • meningkatkan daya tahan tubuh
  • membantu proses regenerasi sel-sel yang rusak dam menormalisasi pada
    beberapa penyakit Degeneratif (penyakit penuaan)
  • mengandung zat antioksidan yang mampu menetralisasi radikal-radikal bebas racun dalam tubuh, tepat sebagai akibat dari polusi lingkungan serta pola makanan masyarakat modern yang cenderung tidak bagi kesehatan.

Matol tidak menimbulkan efek samping maupun ketergantungan, sehingga dapat di konsumsi oleh siapa saja (ana-anak, dewasa, wanita hamil), dalam jangka waktu yang lama, juga pasien yang sedang dalam terapi pengobatan.
Dengan terpenuhinya gizi atau nutrisi yang lengkap, seimbang dan saling mendukung (sinergis) akan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan membantu menormalisir fisiologis organ-organ tubuh.

ATURAN MINUM MATOL :

Bagi pemula di anjurkan dengan takaran 2 X sehari, 1 sendok teh. Selanjutnya di tingkatkan secara bertahap hingga mencapai takaran optimal yang di butuhkan.Takaran yang di anjurkan :
Dewasa     : 2 kali sehari, 2 sendok makan/tutup botol
Anak-anak : 2 kali sehari, 1 sendok teh